5 Puisi Sedih Untuk Momen Bulan Ramadhan


5 Puisi Sedih Untuk Momen Bulan Ramadhan

5 Puisi Sedih Untuk Momen Bulan Ramadhan

Datangnya bulan suci ramadhan memang akan membawa suasana berbeda dibanding dengan bulan lain pada umumnya. Bahkan, hal ini tak hanya bisa dirasakan oleh orang Islam saja, bahkan orang non Islam pun juga akan merasakan semarak berbedanya bulan Ramadhan. Spirit ibadah akan berduyun-duyun diunjukan oleh kalangan kaum muslim sebagai bentuk penyucian dan penghormatan terhadap bulan suci yang dijanjikan memiliki banyak hikmah di dalamnya.

Hal sebagaimana di atas lantas akan membuat bulan Ramadhan sebagai bulan yang banyak dinanti oleh umat manusia. Sebagai kedatagannya, kaum Muslim akan banyak menyambutnya dengan sumringah dan penuh apresiasi. Banyak bentuk apresiasi yang dilakukan antara lain: Mengadakan pengajian, acara pentas seni islami dan banyak lainnya.

Pentas seni sering menampilkan beragam aksi unjuk kebolehan dalam tema yang religius. Termasuk di antaranya adalah puisi tentang bulan Ramadhan. Puisi Ramadhan itu biasanya akan diperlombakan sesuai tingkatan, ditampilkan dan ditunjukan sebagai bentuk kegembiraan hati menyambut bulan suci. Dalam hal ini, puisi tentang Ramadhan akan banyak dibawakan dengan banyak ekspresi. Mulai dari sedih sampai gembira. Berikut 5 puisi sedih untuk momen bulan Ramadhan:

Baca Juga: Puisi Jusuf Kalla Tentang Pandemi Covid-19

PENGORBANAN


Bukanlah ujung pengorbanan
Bila kau tak jua korbankan

Amal ibadah pula kebaikan
Demi menjunjung arti pengorbanan

Mereka yang berjuang untuk keadilan
Dengan hati dan keikhlasan

Niscaya akan ada jawaban
Dalam setiap jengkal penantian

Untuk masa yang diangankan
Dialah sang Hilal Ramadhan


SANDAL SUCI


Debu-debu tak terlihat, dengan angin semilir
Beterbangan dari halaman Masjid itu

Kala sandal suci yang digeretkan Jamaah
Melangkah dayu menuju Rumah-Nya

Hai bocah pemukul angklung!
Bawalah terus cerita ini pada masamu kelak

Dimana tak ada lagi suara nian sepertimu
Bawalah maknanya selalu di waktu sahurmu

Sampai bunyi jangkrik berganti pilu
Sampai Ramadhan tak lagi kau temu

GEMA SURGA

Tak akan pernah lagi kau jumpa
Suatu malam dengan seribu tikalannya

Malam dengan suara yang mendayu sayu
Membawa kenangan ke dalam kalbu

Bersahut menukar keberkahan
Dengan indahnya lantunan ayat Al-Qur'an

Langkah para satria menuju Masjid
Gelak tawa anak kecil bercahaya petasan

Malam yang tak pernah sepi merana
Malam Ramadhan sang Gema Surga

KEMENANGAN 

Kawan! Pernahkah kau fikirkan?
Kemenangan tanpa perang

Bila semua-muanya menyanggah sebagai kebualan
Kau tak sadar dirimu selalu merindukan

Saat keringnya tenggorokan menguji
Kala beduk Masjid tak kunjung berbunyi

Di situlah kau temukan nanti
Peperangan yang hakiki

Dengan janji padala berlipat
Ramadhan segera kita lihat

SUJUD TARAWIH

Sunyi itu hilang termakan takbir....
Jauh dari gemerlap dunia yang kian menipu

Kau jatuh bangunkan badan rapuhmu
Ikhlas tanpa mengharap imbalan

Siang kau kosongkan perutmu
Malam kau sekat keringatmu

Semua karena kau tahu
Masa mendatang belum menentu

Akan datangnya masa itu
Shalat tarawih Ramadhanmu


Berikut tadi adalah contoh 5 puisi sedih untuk momen bulan Ramadhan silakan anda copy dan sebarluaskan puisi di atas agar kita sama-sama mendapatkan manfaat serta berkah yang berlimpah. Jangan lupa share ke media sosial kalian. Komentar bila perlu. Terimakasih!

0 Response to "5 Puisi Sedih Untuk Momen Bulan Ramadhan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel